BKD Prov.Sulteng

Detail Artikel & Berita

Cover Image

Diposting Oleh: BKD Prov.Sulteng

03 October 2022 | C-ART-7221561656

MENUJU INDONESIA BEBAS PENYAKIT RABIES 2030(Memperingati World Rabies Day/Hari Rabies Sedunia Tahun 2022)

 Dunia kesehatan hewan mengenal adanya Global Elimination of Dog Mediated Human Rabies by 2030. Suatu kesepakatan dari tiga organisasi internasional yaitu WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), OIE (Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan), dan FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian). Komitmen ini dicanangkan di Jenewa pada tahun 2015 dengan tujuan agar dunia bebas dari penyakit rabies di tahun 2030.
    
    Salah satu upaya memberi semangat dan motivasi untuk mewujudkan dunia bebas rabies pada tahun 2030 adalah peringatan WRD (World Rabies Day) setiap tanggal 28 September. Peringatan Hari Rabies Sedunia diinisiasi oleh para ahli rabies sedunia yang membentuk organisasi bernama Alliance for Rabies (ARC) pada tahun 2006. Organisasi untuk memberantas penyakit rabies. Kemudian juga berdiri The Global Alliance for Rabies Control. Organisasi nonprofit yang mewadahi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari sektor swasta dan pemerintah untuk bersama-sama menangani rabies.
    
    Pada 28 September 2007, diadakanlah Peringatan Hari Rabies Sedunia untuk pertama kalinya. Dipilihnya tanggal 28 September dimaksudkan untuk mengenang hari kematian Louis Pasteur (28 September 1895). Seorang ahli mikrobiologi asal Prancis, yang bersama rekannya Emile Roux merupakan orang pertama yang mengembangkan vaksin rabies dan mengaplikasikannya pada manusia pada tahun 1885. Kegiatan ini kemudian didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan (OIE), dan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO). Dan Aliansi Global untuk Pengendalian Rabies / Global Alliance for Rabies Control (GARC) lah yang kemudian menjadi koordinator penyelenggaraan Hari Rabies Sedunia.
    
    Peringatan Hari Rabies Sedunia diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi semua pihak untuk semakin bersemangat dalam pencegahan dan penanggulangan Rabies di tengah situasi pandemi COVID -19. Juga diharapkan dapat meningkatkan komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan Rabies Center, dan menguatkan jejaring kerja pengendalian rabies.
   

Jika file diatas tidak tampil, maka silahkan klik tombol di bawah ini untuk melihat file tersebut :


   


   



Rekomendasi Berita / Artikel Lainnya

Cover Image
BKD Sulteng Bersama PT Taspen Bahas Persiapan Sosialisasi Ketaspenan

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah beserta para kepala bidang melaksanakan pertemuan dengan PT Taspen, Kamis, 7 Mei 2026. Pertem...

07 May 2026

Baca Artikel
Cover Image
BKD SULTENG HADIRI EVALUASI REALISASI APBD 2026

Kepala BKD Provinsi Sulawesi Tengah menghadiri Rapat Evaluasi dan Pengawasan Realisasi APBD (TEPRA) periode April 2026, Kamis (7/5/2026), di Ruang Pol...

07 May 2026

Baca Artikel
Cover Image
Kegiatan Fasilitasi Organisasi Profesi ASN (FPASN) Tahun 2026 “Sosialisasi Ketaspenan”

Sebagaimana telah dijadwalkan melalui Surat Kepala BKD Prov. Sulteng kepada Kepala OPD Lingkup Prov. Sulteng Nomor 800/290/PPI tanggal 4 Mei 2026, Bad...

07 May 2026

Baca Artikel
Cover Image
Kepala BKD Sulteng Gerak Cepat Tindaklanjuti SK Gubernur, Tim PPID Diminta Segera Aktif Dan Optimalisasi Media Informasi

Menindaklanjuti SK Gubernur Sulteng Nomor 500.12.1 / III / DKIPS-G.ST / 2026 Tentang Pembentukan Tim Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi Dan Dokume...

06 May 2026

Baca Artikel
Cover Image
RAPAT EVALUASI KINERJA, KEPALA BKD TEKANKAN KEKOMPAKAN DAN KERJA SAMA

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat evaluasi bersama seluruh staf di sekretariat sebagai bagian dari upaya peningk...

05 May 2026

Baca Artikel