Kegiatan Fasilitasi Organisasi Profesi ASN (FPASN) Tahun 2026 “Sosialisasi Ketaspenan”
Sebagaimana telah dijadwalkan melalui Surat Kepala BKD Prov. Sulteng kepada Kepala OPD Lingkup Prov. Sulteng Nomor 800/290/PPI tanggal 4 Mei 2026, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 melalui Bidang Pengadaan Pemberhentian Dan Informasi (PPI) melaksanakan kegiatan Fasilitasi Profesi ASN Tahun 2026.
Kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari permintaan PT. Taspen Cabang Palu melalui suratnya nomor : SRT-79/C.6.2/042026 tanggal 9 April 2026 perihal Permohonan Sosialisasi. Acara berlangsung pada Kamis, 7 Mei 2026 bertempat di aula kantor BKD Prov. Sulteng. Kegiatan diikuti oleh perwakilan PNS yang akan memasuki masa purna bakti dari OPD lingkup Prov. Sulteng
Kepala BKD Prov. Sulteng, Dr. Sitti Asma Ul Husnasyah, SE., MM., M.Si, berkesempatan langsung membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan bahwa salah satu tugas fungsi dari BKD adalah memfasilitasi organisasi atau instansi yang memiliki keterkaitan dengan profesi ASN. Dan dibeberkannya banyak diantara para ASN, umumnya hanya mengenal atau menganggap bahwa organisasi atau instansi yang terkait dengan ASN, hanyalah Korpri. Padahal, masih terdapat unit kerja atau organisasi lainnya yang juga terkait dengan profesi ASN. Baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung.
Dijelaskannya, yang bersifat langsung itu seperti Taspen untuk jaminan hari tua atau pensiun. Kemudian BPJS Kesehatan untuk layanan jaminan kesehatan, Juga Tapera, sebagai kelanjutan dari Bapertarum untuk fasilitasi Perumahan. Terdapat pula organisasi profesi lainnya, semacam IDI unntuk para Dokter, PGRI kalangan Guru, PPNI untuk Perawat, dan lainnya. Interaksi organisasi tersebut bersifat langsung karena regulasi yang mengatur dan atau sebagai instansi pembina dari profesi ASN bersangkutan.
Sedangkan bersifat tidak langsung tentunya yang berstatus optional atau pilihan bagi ASN. Organisasi atau lembaga ini seperti perbankan, developer, asuransi dan lembaga pendidikan atau perguruan tinggi. Organisasi tersebut, tanpa kecuali, tentu punya program layanan atau produk yang perlu diketahui oleh publik ASN. Olehnya itu, BKD sesuai tugas dan fungsi coba memfasilitasi, melalui kegiatan Fasilitasi Organisasi Profesi ASN.
Di akhir sambutannya, salah satu pejabat pimpinan tinggi pratama Sulteng yang bergelar Doktor ini, berharap maksud dan tujuan dilaksanakannya acara tersebut bisa tercapai. Mengingat acara ini juga didedikasikan untuk menunjang pencapaian visi misi Bapak Gubernur Sulawesi Tengah, yakni Sulteng Nambaso, melalui program Berani Berintegritas, yakni terwujudnya kondisi para pensiunan bisa menerima gaji pensiun secara tepat waktu, tepat jumlah dan tepat orang. Juga berharap kolaborasi Pemda dan Taspen bisa berjalan semakin baik di masa depan.
Kegiatan yang berlangsung seharian penuh tersebut menghadirkan pemateri utama dari PT. Taspen Persero beserta seluruh anak perusahannya seperti, Taspen Life dan Bank Mandiri Taspen. Kepala PT. Taspen Persero Cabang Palu bahkan turut membersamai kegiatan hingga akhir. Semoga acara seperti ini bisa menjadi pemicu terwujudnya layanan kepegawaian khususnya kepada para pensiun yang lebih baik dan berkwalitas di masa yang akan datang.