Apel Perdana Usai Lebaran: ASN Sulteng Diminta Fokus Kerja, Hindari Politik, Dan Tetap Gaspol Layani Masyarakat
PALU – Halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah pagi ini, Senin (30/3/2026), tampak ramai. Ribuan pegawai, mulai dari para Asisten, Kepala Dinas, pejabat eselon, hingga staf dan teman-teman P3K kembali berkumpul untuk apel pagi perdana setelah libur panjang Idulfitri. Apel dipimpin langsung oleh bapak Gubernur Sulawesi Tengah Bapak Anwar Hafid dan didampingi oleh Ibu Wakil Gubernur Ibu Reny Lamadjido. Dalam suasana yang penuh semangat baru ini, ada empat pesan penting yang ditekankan oleh pak Gubernur untuk seluruh ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah:
1. Kerja Tim adalah Kunci
Melayani masyarakat tidak bisa dikerjakan sendirian. Seluruh ASN diminta untuk lebih kompak dan meningkatkan kerja sama antar-instansi. Tujuannya satu: supaya urusan masyarakat jadi lebih cepat dan mudah, tanpa birokrasi yang berbelit-belit.
2. Fokus Kerja, Jangan Ikut Politik Praktis
Pesan tegas disampaikan agar ASN tetap profesional di jalur pelayanan publik. ASN dilarang keras ikut-ikutan dalam politik praktis. Tugas utama ASN adalah melayani semua warga dengan adil, bukan menjadi tim sukses atau terlibat urusan politik yang bisa mengganggu netralitas.
3. Sulteng Sudah Mulai "Kelihatan Hasilnya"
Kemajuan Sulawesi Tengah saat ini sudah mulai terlihat nyata di berbagai bidang. Prestasi ini adalah hasil kerja keras bersama yang harus dijaga. Jangan sampai setelah libur panjang, semangat membangun daerah justru kendur. Momentum kemajuan ini harus terus kita dorong agar manfaatnya makin dirasakan warga.
4. Efisiensi Bukan Alasan untuk Loyo
Meski pemerintah sedang melakukan penghematan atau efisiensi di sana-sini, hal itu tidak boleh jadi alasan pelayanan ke masyarakat jadi menurun. Keterbatasan anggaran justru harus membuat kita lebih kreatif dalam bekerja membangun Sulawesi Tengah.
"Libur sudah selesai, sekarang saatnya kita kembali melayani. Ingat, masyarakat menunggu kerja nyata kita. Jangan terjebak politik, tetap fokus pada kemajuan daerah kita tercinta," ujar pimpinan dalam arahannya. Apel ditutup dengan tradisi bersalam-salaman saling memaafkan, menandai dimulainya kembali aktivitas perkantoran dengan energi yang lebih positif.